Variabilitas Konsentrasi Gas SO2, No2 Dan CO Di Jl Dr Junjunan 133 Bandung, Studi Kasus Bulan Mei Dan Agustus 2009

Image of Variabilitas Konsentrasi Gas SO2, No2 Dan CO Di Jl Dr Junjunan 133 Bandung, Studi Kasus Bulan Mei Dan Agustus 2009
Gas-gas pencemar udara yang bersumber dari kendaraan bermotor dan diemisikan ke udara berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan. Kota Bandung saat ini setiap hari dilanda kemacetan, oleh karena itu perlu dilakukan monitoring kualitas udara. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik gas SO2, NO2 dan CO di kota Bandung dengan studi kasus jl. dr Junjunan 133 pada bulan Mei dan Agustus 2009. Metode yang dilakukan adalah mengkoleksi data yang paling lengkap hasil pengukuran AQMS dari tahun 2008 hingga 2011 yaitu bulan Mei dan Agustus 2009. Lalu data tersebut selama 6 jam sekali tiap hari kerja dan hari libur selama 2 bulan dirataratakan dan diplot, selanjutnya dianalisis karakteristiknya. Hasil penelitian ini adalah konsentrasi gas CO ambient adalah lebih besar daripada konsentrasi gas NO2 dan SO2, sedangkan konsentrasi gas NO2 adalah lebih besar daripada SO2. Konsentrasi gas SO2 pada hari kerja adalah lebih besar daripada hari libur, sedangkan untuk CO dan NO2 adalah berfluktuasi. Konsentrasi gas SO2 maksimum terjadi pada rerata dari jam 6.00 hingga jam 11.30, sedangkan untuk gas CO dan NO2 selain range jam tersebut juga pada rerata dari jam 18.00 hingga jam 23.30. Jadi karakteristik gas CO dan NO2 mempunyai kemiripan, sedangkan SO2 adalah berbeda.
Informasi Detil
Judul Seri Prosiding Seminar Sains Atmosfer (SSA) 2014 : Mengembangkan sains dan teknologi atmosfer dalam rangka pelaksanaan UndangUndang keantariksaan
No. Panggil -
Penerbit LAPAN : Bandung.,
Deskripsi Fisik Hlm.445-453
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN 978-979-1458-84-9
Klasifikasi NONE
Edisi 2014
Subyek Karakteristik
CO
NO2
Gas SO2
Pernyataan Tanggungjawab
Pusat Sains Dan Teknologi Atmosfer
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
Prosiding Seminar Sains Atmosfer (SSA) 20142014id
Implementasi Automatic Weather Station Dengan Sistem TerintegrasiProsiding Seminar Sains Atmosfer (SSA) 2014id
Sistem Pengolahan Data Satelit Suomi National Polar-Orbiting Partnership Untuk Produksi Informasi Ketebalan Optis AerosolProsiding Seminar Sains Atmosfer (SSA) 2014id
Rancang Bangun Sistem Komunikasi Nirkabel dan Panel Surya Untuk MawsSSA 2014id
Analisis Profil Suhu Vertikal Atmosfer dari Data Modis Terra/Aqua di wilayah Indonesia24 Juni 2014id
Variabilitas Dan Tipe Iklim Di Sumedang2014id
Pengaruh Indeks Monsun Indonesia Terhadap Curah Hujan Di Sumatera Selatan2014id
Analisis Kejadian Curah Hujan Sangat Tinggi Di Jawa Pada Januari 20142014id
Dampak IOD Dan ENSO Terhadap Variabilitas Curah Hujan Nusa Tenggara Barat (NTB) Dan Timur (NTT)2014id
Distribusi Spasial Kelembapan Relatif Dan Kadar Uap Air Benua Maritim Indonesia Saat La Niña 2010-2011 Dan Saat Normal 2003-20042014id
Analisis Evapotranspirasi Aktual Bulanan Di DAS Cisangkuy Kabupaten Bandung2014id
Simulasi Debu Vulkanik Gunung Sinabung Menggunakan WRF Chemistry2014id
Dampak El Niño Southern Oscillation Dan Indian Ocean Dipole Mode Terhadap Variabilitas Curah Hujan Musiman Di Indonesia2014id
Pola Konsentrasi Polutan Di Kota Surabaya2014id
Perilaku SST Niño 3.4 Dan IOD Terkait Dengan Estimasi Datangnya El Niño Dan Dipole Mode Tahun 2014/20152014id
Studi Perubahan Ketinggian Lapisan Atmosfer Atas Sebagai Prekursor Sebelum Terjadinya Gempa Padang 30 September 20092014id
Perbandingan Luaran WRF-EMS Dan GDAS Untuk Simulasi Sebaran Asap Kebakaran Hutan Menggunakan Model Hysplit2014id
Observasi Debu Vulkanik Pasca Erupsi Kelud2014id
Arsitektur Website Lapan Bandung Dalam Rangka Pemetaan Informasi Sains Atmosfer Dan Antariksa2014id
Kuantifikasi Osilasi Kuasi Dua Tahunan Stratosfer (QBO) Menggunakan Data Ecmwfinterim Reanalysis2014id
Pengembangan Awal Algoritma Vektor Angin Dari Gerak Awan Berbasis Citra Satelit Mtsat22014id
Sebaran Petir Spasial Dan Temporal Setiap Kabupaten Di Bali Tahun 20132014id
Analisis Akumulasi Curah Hujan Luaran CCAMGFDL21 Dan Perbandingan Terhadap Curah Hujan TRMM 3B43-V7 Di Wilayah Indonesia2014id
Feed Back Peningkatan Temperatur Permukaan Pada Curah Hujan Di Wilayah Indonesia Bagian Tengah Selatan Berbasis Conformal Cubic Atmospheric Model (CCAM)2014id
Analisis Pemanfaatan Data Ready-ARL NOAA Untuk Estimasi Parameter Profil Atmosfir2014id
Ice Water Path (IWP) Di Indonesia2014id
Analisis Kejadian El Niño Terhadap Curah Hujan Musiman Dan Tahunan Di Pontianak Dan Palembang2014id
Pengamatan Kondisi Atmosfer Pasca Erupsi Gunung Api Kelud 13 Februari 20142014id
Kondisi Kualitas Udara Kabupaten Siak Saat Status Tanggap Darurat Asap Di Riau Berakhir2014id
Identifikasi Awal Musim Di Pulau Jawa Berbasis Data Satelit MTSAT2014id
Potensi Short Lived Climate – Forcers (SLCF) Dari Sektor Transportasi Di Jakarta, Indonesia2014id
Analisis Hujan Lebat Di Bandar Lampung Dengan Citra Radar DWSR 2501 C Band (Studi Kasus Tanggal 27 Maret 2014)2014id
Pola Konsentrasi Metana (Ch4) Pada Empat Kelompok Bulan (Musim)2014id
Pengaruh Indeks Monsun Global Terhadap Perilaku Curah Hujan Di Tabing Sumatera Barat2014id
Penyederhanaan Sistem \"The Canadian Forest Fire Danger Rating System\" Di Wilayah Indonesia Dan Implementasinya Berbasis Data Penginderaan Jauh2014id
Karakteristik Kelembapan Udara Di Stasiun Pengamat Dirgantara Lapan Pameungpeuk2014id
Pengembangan Basis Data Atmosfer Indonesia2014id
Variabilitas Ozon Dan SO2 Di Indonesia Dampak Dari Letusan Gunung Berapi Berbasis Data Omi-Aura2014id
Karakteristik Profil Ozon Dan Suhu Watukosek Berbasis Data Insitu2014id
Analisis Indek Reflektivitas Awan Menggunakan Metode Auer Pada Saat Kejadian Puting Beliung2014id
Pengaruh Letusan Gunung Merapi Tahun 2010 Terhadap Profil Vertikal Sulfur Dioksida Dan Ozon Di Indonesia Berbasis Pengukuran Satelit MLS-AURA2014id
Pengaruh Monsun Australia Terhadap Cuaca Indonesia Dalam Model CCAM C48 Resolusi 200 Km 60 Km Dan 25 Km2014id
Variasi Spasial Hujan Benua Maritim Indonesia Berbasis Data TCC DAN Luaran Model CCAM Saat El-Niño Perioda 2009-20102014id
Petir Vulkanik Pada Erupsi Gunung Kelud Tanggal 13 Februari 20142014id
Optimalisasi Transfer Data Hasil Pengamatan Sains Dirgantara Ke Pusat Data LAPAN2014id
Pemanfaatan Data Citra Satelit Dan Data Reanalysis Dalam Kajian Kondisi Cuaca Ekstrim Hujan Lebat Terkait Banjir Manado 15 Januari 20142014id
Analisis Dampak Kebakaran Hutan Terhadap Kesetimbangan Radiasi Di Permukaan Menggunakan Data Ceres2014id
Aktivitas El Niño Modoki Terhadap Perilaku Curah Hujan Di Pulau Jawa, Indonesia (Studi Kasus: Kabupaten Indramayu)2014id
Estimasi Suhu Permukaan Laut (SPL) Musiman Di Wilayah Tropis Samudera Pasifik Berbasis Model Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (Sarima)2014id
Pengaruh Air Laut Pasang Dan Curah Hujan Tinggi Terhadap Banjir Daerah Bungus - Kota Padang2014id
Fenomena Deposisi Asam Di Beberapa Kota Jawa Dan Sumatera Tahun 2001-20102014id
Verifikasi Suhu Permukaan Minimum (TMIN) Dan Maksimum (TMAX) Pada Proyeksi Perubahan Iklim RCP4.5 Di Indonesia2014id
Pengamatan Kabut Asap Menggunakan Ear Dan Lidar2014id
KAJIAN FAKTOR EMISI KEBAKARAN LAHAN GAMBUT UNTUK MENUNJANG INVENTORI EMISI GAS RUMAH KACA DI INDONESIA2014id
Penarikan Data Atmosfer Otomatis Dengan Pengaturan Scheduler Menggunakan Cron Pada Server Lapan Bandung2014id
Komentar

Pilih Bahasa

Tipe Koleksi Dipublikasikan

Tipe Koleksi Tidak Dipublikasikan.

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.