Pemanfaatan Data Resolusi Sangat Tinggi Pleiades untuk Identifikasi Saluran Irigasi = Application of Pleiades Very High Resolution Data for Irrigation Channel Identification

Image of Pemanfaatan Data Resolusi Sangat Tinggi Pleiades untuk Identifikasi Saluran Irigasi = Application of Pleiades Very High Resolution Data for Irrigation Channel Identification
Berdasarkan statistik lahan pertanian tahun 2014 yang di keluarkan oleh Kementerian Pertanian, pada tahun 2013 Indonesia mempunyai 8.132.345,91 hektar lahan sawah. Dari total lahan sawah tersebut ada 4.417.581,92 hektar yang merupakan sawah irigasi. Sehingga inventarisasi dan pengelolaan saluran irigasi perlu dilakukan untuk mendukung program nasional ketahanan pangan dan mencapai swasembada pangan. Saluran irigasi terdiri dari beberapa jenis saluran, yaitu saluran irigasi primer, sekunder, dan tersier. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan kajian kemampuan citra satelit resolusi sangat tinggi Pleiades untuk identifikasi saluran irigasi di kabupaten Sukoharjo.Identifikasi saluran irigasi dilakukan dengan membuat komposit RGB dengan kombinasi manual dan
membuat komposit dengan metode Spectral Processing Exploitation and Analysisi Resources - Line of Comunication for Water (SPEAR LOC-Water) untuk menajamkan penampakan saluran air dan tubuh air. Komposit manual dibuat untuk komposittrue color dan beberapa komposit false color, selanjutnya semua komposit yang dibuat dibandingkan untuk mendapatkan komposit yang paling dapat mengidentifikasi saluran air dan membedakan dengan objek disekitarnya. Hasil memperlihatkan bahwa komposit false color menggunakan menggunakan kombinasi (Blue, Red dan NIR) dan komposit dengan metode SPEAR LOC-water dapat membuat perbedaan spektral antara objek air dengan objek lainnya semakin tinggi, sehingga saluran air dapat diindentifikasi dengan cukup akurat, walaupun sedikit
permasalahan dengan kemiripan kenampakan saluran air dan jalan aspal. Penggunaan kunci interpretasi asosiasi untuk posisi, lokasi dan bentuk saluran air dapat mempermudah identifikasi dan meningkatkan akurasi

Based on 2014 statistics of agricultural land that is issued by the Ministry of Agriculture, in 2013 Indonesia has 8,132,345.91 hectares of paddy fields. Of the total rice area of 4,417,581.92 hectares are irrigated rice. Sothe inventory and management of irrigation canal need to be done to support the national program for food security and food self-supporting. Irrigation channel consists of several types of canals, there are primary canal, secondary canal, and tertiary canal. Therefore, in this research study of the ability of very high resolution Pleiades satellite imagery for irrigation canals identification in the Sukoharjo area. Identification of irrigation canals is done to make an RGB composite combined manual and create a composite with the method Spectral Exploitation and Analysis Processing Resources - Line of Communications for Water (SPEAR LOC-Water) to sharpen the appearance drains and water bodies. Composite manual created for true color composites and some false color composite, then all composites are made compared to obtain a composite that most can identify irrigation and distinguish surrounding objects. The results showed that the false color composite using a combination (Blue, Red and NIR) and composite with methods
SPEAR LOC-Water can make the difference spectral between objects of water with other objects getting higher, so that the irrigation can be identified accurately enough, although a little problem with similarity of appearance irrigation and road asphalt. Use of the key interpretation of the association for position, location and shape of the irrigation can make easy for identification and improve the accuracy of identification results
Informasi Detil
Judul Seri -
No. Panggil -
Penerbit LAPAN : Depok.,
Deskripsi Fisik hlm. 272 - 277
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN 978-979-1458-99-3
Klasifikasi NONE
Edisi Prosiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016
Subyek penginderaan jauh
pleaides
saluran irigasi
komposit kanal false color
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
Prosiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 201627 Juli 2016id
Analisis Kesesuaian Pelayanan Data Penginderaan Jauh Terhadap Kebutuhan Pengguna = Suitability Analysis of Remote Sensing Data Services Against User Needs2016id
Kajian Awal Pusat Data Penginderaan Jauh Masa Depan di Indonesia: Review Rancangan Sistem LAPANSIMAC dan Implementasinya = Preliminary Study on Future Remote Sensing Data Center in Indonesia27 Juli 2016id
Struktur GeoTIFF untuk Media Penyimpanan Citra Penginderaan Jauh27 Juli 2016id
Optimasi Matriks Pengukuran dalam Compressed Sensing dengan Menggunakan Metode Gradient-Based Minimization pada Data Synthetic Aperture Radarid
Sistem Pengolahan dan Katalogisasi Data Worldview-2Seminar Nasional Penginderaan Jauh -2016id
Teknik Rekonstruksi Informasi yang Hilang untuk Reflektan Aqua MODIS Band 6 The Technique of Missing Information Reconstruction for Band 6 Aqua MODIS ReflectanceProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Sistem Otomatisasi Pengolahan Data Satelit METOP-A di Stasiun Bumi Penginderaan Jauh Pekayon Jakarta LAPANProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Studi Perbandingan Kualitas Informasi Penginderaan Jauh Udara berdasarkan Sistem Akuisisi Data Manual dan Autopilot pada LAPAN Surveillance Aircraft = Comparative Study of Aerial Remote Sensing Information Quality by Manual and Autopilot Acquisition Data System on LAPAN Surveillance AircraftProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Uji Coba dan Analisis Pemetaan Vegetasi Menggunakan Kamera Saku Modifikasi NIR Pada Wahana Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTA) (Studi Kasus: Desa Sumberker, Kab. Biak) = Test and Analysis Vegetation Mapping Using Modified NIR Pocket Camera as Payload for Unmanned Aerial Vehicle (UAV) (Case Study: Sumberker Village, Biak Regency)Prosiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Perancangan Awal Sistem Stasiun Bumi Penginderaan Jauh untuk Akuisisi dan Perekaman Data Satelit JPSS-1 (Joint Polar Satellite System) = Preliminary Design of Remote Sensing Ground Station System for the JPSS-1 (Joint Polar Satelit System) Data Acquisition and RecordingProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Integrasi Antena Penerima Data Satelit Resolusi Rendah di Stasiun Bumi Penginderaan Jauh Parepare = Integration of Low Resolution Satellite Data Receiver Antenna in Parepare Remote Sensing Ground StationProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Otomatisasi Sistem Pengolahan Data Satelit NOAA 18/19 dan METOP A/B di Stasiun Bumi Penginderaan Jauh Parepare = Automation of NOAA 18/19 and METOP A/B Satellite Data Processing System in Parepare Remote Sensing Ground StationProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Desain Simulasi Antena Horn Conical Frekuensi 7.8 – 8.5 GHz = Simulation Design of Conical Horn Antena Frequency 7.8 - 8.5 GHzProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Pemetaan Terumbu Karang di Indonesia: Komparasi 7 Metode Klasifikasi Terawasi dan Pengaruh Lokasi yang Berbeda = Coral Reef Mapping in Indonesia: Comparison of Seven Supervised Classification Method and the Effect of Site DependencyProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Hasil Awal Analisis Citra Berbasis Objek pada Data Terra SAR-X Polarisasi Ganda dengan Menggunakan Algoritma Fuzzy untuk Deteksi Fase Pertumbuhan Padi = Initial Results of Geographic Object Based Image Analysis (GEOBIA) on Dual Polarization TerraSAR-X Data with Fuzzy Algorithm for Rice Crop Stages DetectionProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Penerapan Teknik Polarimetric Interferometry Synthetic Aperture Radar (PolInSAR) untuk Estimasi Cadangan Karbon Hutan Tropis Indonesia Menggunakan Citra ALOS PALSAR Full-Polarimetric = Implementation of Polarimetric Interferometry Synthetic Aperture Radar (PolInSAR) Technique for Carbon Stocks Estimation of Indonesia Tropical Forest using ALOS PALSAR Full-Polarimetric ImageProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Rancang Bangun Sistem Pengolahan Data Light Detection and Ranging (LiDAR) Airbone Laser Scanning untuk Ekstraksi Digital Terain Model (DTM) Studi Kasus Kalimantan Tengah = Design of Data Processing Systems Light Detection and Ranging (LiDAR) Airborne Laser Scanning for the Extraction of Digital Terrain Models (DTM) A Case Study in Central KalimantanProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Koreksi Atmosfer Citra SPOT-6 Menggunakan Metode MODTRAN4 = Atmospheric Correction of SPOT-6 Image With MODTRAN4 MethodProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Koreksi Radiometrik Data Citra Landsat Menggunakan Semi Automatic Classification Plugin Pada Software QGIS = Radiometric Corrections of Landsat Image Using Semi Automatic Classification Plugin on Software QGISProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Penerapan Metode MPCA pada Citra Landsat Menggunakan PCA Plugin pada software QGIS = Application of Multitemporal Principal Component Analysis Method on Landsat Image Using PCA Plugin in QGIS SoftwareProsiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Pengembangan Nilai Kualitas Radiometrik untuk Citra Landsat-8 (Fase I: Identifikasi Kabut) = Development of Landsat-8 Image Radiometric Quality Score (Phase I: Haze Identification)Prosiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Pengembangan Nilai Kualitas Radiometrik untuk Citra Landsat-8 (Fase I: Identifikasi Awan dan Penghitungan Jarak Awan) = Development of Landsat-8 Image Radiometric Quality Score (Phase I: Cloud Identification and Cloud Distance Calculation)Prosiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016id
Analisa kondisi hujan untuk kejadian banjir di Bandung dan sekitarnya pada tanggal 12 maret 2016 berdasarkan data GFMS dan radar SPHS27 Juli 2016id
Komentar

Pilih Bahasa

Tipe Koleksi Dipublikasikan

Tipe Koleksi Tidak Dipublikasikan.

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.