Hubungan Kejadian Simultan El Nino Dan Indian Ocean (IOD) Terhadap Variasi Serta Estimasi Suhu Virtual

Image of Hubungan Kejadian Simultan El Nino Dan Indian Ocean (IOD) Terhadap Variasi Serta Estimasi Suhu Virtual
El Nino and Indian Ocean Dipole (IOD) occurred simultaneously in 1997 are suspected to cause a significant decline of virtual temperature in Ahmad Yani Semarang and Perak I Surabaya. Trend analysis showed an increase of Nino 3.4 index and IOD during the period had been, subsequently, followed by a decrease of virtual temperature. Power Spectral Density analysis indicated dominant 5 and 3 years oscillations of El Nino and IOD, respectively. Multivariate regression analysis based on least squares method is conducted to develop an equation which, specifically, establishes the form of the relationships between Nino 3.4, IOD indices, and a linear combinations of the indices with virtual temperatures. ARIMA techniques initially developed by Box and Jenkins are utilized to attempt at developing virtual temperature prediction equations. Both ARIMA and Holt-Winters models perform well in two location, either one may be used in this study since the residual errors between the two models are relatively small and insignificant.
Kejadian El Niiio dan IOD yang terjadi secara simultan pada tahun 1997 menyebabkan penurunan suhu virtual di Ahmad Yani Semarang dan Perak I Surabaya. Hasil rata-rata van ans menunjukkan kenaikan index Nifio 3.4 dan IOD diikuti oleh penurunan suhu virtual di kedua lokasi. Periodesitas kejadian El Nino dan IOD yang ditunjukuklcan oleh Power Spectral Density adalah 5 dan 3 tahunan. Besarnya suhu virtual dipengaruhi oleh indeks Nifio 3.4, indeks 10D, serta Niiio 3.4+10D sehingga diperlukan analisis regresi multivariat sebelum dilakukan prediksi. Metode Box-Jenkins ARIMA digunakan untuk prediksi data deret waktu suhu virtual. KeduanYa dapat digunakan untuk peramalan suhu virtual di dua lokasi dengan nilai error berbeda-beda. Kata kunci: Suhu virtual, wavelet, El Nino, IOD, Kekeringan
PENDAHULUAN Letak Indonesia yang strategic yaitu di antara Samudera Pasifik dan Hindia menyebabkan Indonesia memiliki iklint yang unik• Pada kedua samudera tersebut terdapat kejadian global yaitu EI ATM° (Pasifik) dan Indian Ocean Dipole (IOD) (Hindia). IOD dan El Nino terjadi secara bebas, udak saling mengikat.' Namun jika keduanya terjadi secara bersamaan akan berdampak pada curah h ilian di Indonesia. Pada tahun 1997 saat keduanya pada fase positif menyebabkanpenurunan curah °rah hujan sekitar 33% pada musim kemarau dibandingkan rata-rata curah hujan selama 30 tahun :ralchir.2Kekeringan dapat berdampak sangat luas, dan bersifat lintas sektor khususnya pertanian. erubahan curah hujan di Indonesia alcan berdampak pada perubahan periode masa tan= (growing
140
Informasi Detil
Judul Seri Prosiding Seminar Nasional Sains Atmosfer (SNSA) 2016: Kontribusi Sains dan Teknologi Atmosfer serta Aplikasinya untuk Meningkatkan Daya Saing Nasional
No. Panggil -
Penerbit PSTA LAPAN : Bandung.,
Deskripsi Fisik Hal. 140-150
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN 976-602-6465-05-4
Klasifikasi makalah prosiding
Edisi 2016
Subyek El Niño
IOD
Wavelet
drought
virtual temperature
Pernyataan Tanggungjawab
Pusat Sains Dan Teknologi Atmosfer
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
Prosiding Seminar Nasional Sains Atmosfer (SNSA) 2016: Kontribusi Sains dan Teknologi Atmosfer serta Aplikasinya untuk Meningkatkan Daya Saing Nasional2016id
Metode Estimasi Konsentrasi Gas Rumah Kaca Waktu Lampau (Paleoklimatologi)2016id
Skema Parameterisasi Kumulus Untuk Prediksi Hujan di Wilayah Bandar lampung2016id
Analisis Dinamika Atmosfer dan Lautan Bulan Januari-Februari 2016 di PAdang2016id
Pengolahan Data Atmosfer level SDR dari Sensor ATMS dan Cris pada Satelit S-NPP2016id
Estimasi Konsentrasi SO2 Ambien Dengan Aerosol Optical Depth (AOD)2016id
Pengolahan Data NOAA-19 untuk Menghasilkan Data Water Vapor Mixing Ratio Dengan Menggunakan Software IAPP2016id
Analisis Kondisi Vertical Windshear terhadap Pergerakan Mesoscale Convective Complex di Laut Jawa Saat Desember 20142016id
Anomali Curah Hujan Bulanan Di BMI Selama Fenomena El Nino 2015/2016 Pada Musim Basah2016id
Basis Data Atmosfer Dengan Model Multidimensional2016id
Analisis Pola Spatio-Temporal dan Komparasi Hasil Dowscaling CCAM (Conformal Cubic Atmospheric Model) Untuk Parameter Curah Hujan 3 Jam-an2016id
Pemodelan Hujan Wilayah di Pulau Jawa2016id
Analisis Kejadian Puting Beliung di Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya Menggunakan Citra Radar Cuaca dan Model WRF-ARW (Studi kasus tanggal 4 Februari 2016)2016id
Analisis Spasial dan Temporal Sambaran Petir CG di Wilayah Bali Tahun 2009-20152016id
Hubungan Angin Lokal Ekuatorial dan Angin Lokal Lintang Menengah Dengan Sirkulasi Skala Makro2016id
Tingkat Kerentanan Sistem Pertanian Skala Lokal Akibat Perubahan Iklim (Studi Kasus : Kabupaten Kerawang)2016id
Pengaruh Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016 Pada Parameter Meteorologi di Stasiun Meteorologi 745 Kemayoran2016id
Interkomparasi Teknik Estimasi Curah Hujan2016id
Variasi Spasial dan Temporal Ketebalan Optik Aerosol di Indonesia Dari SNPP/VIIRS2016id
Profil Vertikal Asam Nitrat (HNO3) di Stratosfer Indonesia Berbasis Satelit2016id
Sensitivitas Model WRF terhadap Perbedaan Batas Atas Tekanan Model2016id
Korelasi Ketebalan Awan dan Konsentrasi Aerosol Pada Berbagai Kejadian Hujan Berdasarkan Perhitungan Model Kore-Feingold (KF)2016id
Pemanfaatan Data Satelit Himawari-8 Untuk Analisis Kejadian Hujan Sangat Lebat di Kabupaten Nabire Papua Tengah2016id
Variabilitas Divergensi Fluks Radiasi di Indonesia2016id
Penelusuran Debit Banjir Berdasar Analisis Curah Hujan Rencana (studi kasus: Das Komering Hulu, Danau Ranau-Bendung Perjaya)2016id
Kejadian Osilasi Madden-Julian (MJO) Fase Aktif Saat Monsun Musim Dingin Asia Serta Pengaruhnya Terhadap Curah Hujan2016id
Potensi Long-Range Transport Polutan Udara Dari Cekungan Bandung2016id
Identifikasi Sumber Polutan Berdasarkan Trayektori Massa Udara di Semarang2016id
Pengamatan Wahana Angkasa Beresolusi Tinggi Terhadap Klimatologi Petir di Benua Maritim2016id
Lampiran Berkas
Komentar

Pilih Bahasa

Tipe Koleksi Dipublikasikan

Tipe Koleksi Tidak Dipublikasikan.

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.