Distribusi Spasial Dan Temporal Titik Panas Sebagai Indikator Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Wilayah Sumatera Dan Kalimantan Hasil Pengamatan Aqua/Terra Modis Tahun 2004-2012

Image of Distribusi Spasial Dan Temporal Titik Panas Sebagai Indikator Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Wilayah Sumatera Dan Kalimantan Hasil Pengamatan Aqua/Terra Modis Tahun 2004-2012
Forest and land fires occurred frequently every year in Indonesia especially during dry season in Sumatera and Kalimantan regions. Smoke produced resulted in negative impact to human health and also distributed to neighboring countries such as Malaysia andSingapore. Therefore information regarding forest and land fires is important for adaptation and mitigation. Fire Information for Resource Management System (FIRMS) provides information regarding hotpot location that can be used as indicator of forest and land fires by using MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer) sensor installed in Aqua and Terra satellites belong to NASA. During period 2004-2012 majority of hotspots in Sumatera region were found in Riau, South Sumatera and Jambi provinces i.e. 50%, 25% and 10%, respectively. Majority of hotspots in Kalimantan region were
found in Central and West Kalimantan provinces i.e. 53% and 31%, respectively. These provinces were known to have relatively very large peatland and also palm plantation areas. Fires in peatland areas were relative very difficult to extinguish, therefore high precaution must be taken. Significant increase of hotspot was found during dry months (June-August) and transition months from dry to wet (September to October).
Informasi Detil
Judul Seri Prosiding Seminar Sains Atmosfer 2013: Meningkatkan Peran Sains dan Teknologi Pengamatan Atmosfer dalam Mendukung Pembangunan yang Berkelanjutan. Rabu 28 Agustus 2013
No. Panggil -
Penerbit LAPAN : Jakarta.,
Deskripsi Fisik Hal. 322-333
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN 978-979-1458-73-3
Klasifikasi makalah prosiding
Edisi 28 Agustus 2013
Subyek Sumatera
Kalimantan
Hotspot
Forest and land fires
FIRMS
Pernyataan Tanggungjawab
Pusat Sains Antariksa
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
Prosiding Seminar Sains Atmosfer 2013: Meningkatkan Peran Sains dan Teknologi Pengamatan Atmosfer dalam Mendukung Pembangunan yang Berkelanjutan. Rabu 28 Agustus 201328 Agustus 2013id
Pengaruh Kebakaran Hutan Terhadap Aerosol Dan Ozon Total Di Sumatera Berdasarkan Musiman28 Agustus 2013id
Teknik Pengujian Situs FTP LAPAN Bandung Dengan Metode Black Box Untuk Menemukan Error28 Agustus 2013id
Identifikasi Jenis Awan Dari Citra Satelit MTSAT IR1 Menggunakan Logika Fuzzy (Studi Kasus : Banjir 5-6 April 2013 Di kabupaten Aceh Barat Dan Nagan Raya)28 Agustus 2013id
Analisa Bencana Banjir Di Kota Padang (Studi Kasus Intensitas Curah Hujan Kota Padang 1980 – 2009 Dan Aspek Geomorfologi)28 Agustus 2013id
Pemanasan Global Dan Keterkaitannya Dengan Kondisi Ekstrem Hujan Beberapa Daerah Di Jawa Dan Sumatera28 Agustus 2013id
Desain Muatan Roket Sonda Eksperimen Berbasis Roket Rx-100 Untuk Pengukuran Profil Vertikal Parameter Atmosfer28 Agustus 2013id
Pengaruh Konsentrasi Ion Nh4 Dan Ca2 Terhadap Netralisasi Hujan Asam Di Daerah Cipedes, Kebon Kalapa, Soreang Dan Cikadut28 Agustus 2013id
Analisis Curah Hujan Terkait Dengan Kuantifikasi Fluktuasi Level Muka Air Situ Cileunca28 Agustus 2013id
Pengaruh Pegunungan Malabar Terhadap Peningkatan Curah Hujan Di Daerah Tangkapan Air Cisangkuy Kabupaten Bandung28 Agustus 2013id
Simulasi Trayektori Dan Dispersi Asap Menggunakan Model Hysplit 4.9 (Studi Kasus Tanggal 30 Juni – 3 Juli 2013)28 Agustus 2013id
Analisis Data Komposisi Kimia Air Hujan Menggunakan Metode Analisis Diskriminan28 Agustus 2013id
Interkoneksi Monsun Dan El-Niño Terkait Dengan Curah Hujan Ekstrem28 Agustus 2013id
Estimasi Evapotranspirasi Acuan Dengan Pengamatan Satelit Berdasarkan Fluks Pemanasan Laten28 Agustus 2013id
Karakteristik Gelombang Kelvin Ekuatorial Atmosferik Dibawah Pengaruh El Niño-Osilasi Selatan28 Agustus 2013id
Analisis Dan Pemetaan Sambaran Petir Wilayah Bali Dan Sekitarnya Tahun 201228 Agustus 2013id
Analisis Parameter Meteorologi Terhadap Konsentrasi PM10 Di Kota Surabaya28 Agustus 2013id
Deviasi Temperatur Virtual Dalam Proses Evaporasi Dan Kondensasi Di Atmosfer Kototabang Pada Campaign Period28 Agustus 2013id
Peluang Terjadinya Awan Rendah Dan Awan Menengah Saat Terjadi La Nina28 Agustus 2013id
Identifikasi Kejadian Monsun Ekstrim Di Pulau Jawa Dan Sekitarnya28 Agustus 2013id
Rancang Bangun Sistem Manajemen Basis Data Satelit Dan Implementasinya28 Agustus 2013id
Simulasi Suhu Permukaan Laut Bulanan Berbasis Model Csiro Mk3l28 Agustus 2013id
Analisis Pengaruh Liputan Awan Terhadap Indeks UV Di Sumatera Utara28 Agustus 2013id
Pengamatan Awan Dan Variasi Cuaca Harian Menggunakan Transportable X-Band Radar28 Agustus 2013id
Koreksi Estimasi Data Curah Hujan Satelit TRMM Produk Level 3B31 Dan 3B43 Di Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Selama Periode 2003-201228 Agustus 2013id
Analisis Diurnal Parameter Cuaca Mikro Di Perkebunan Kelapa Sawit Pt. Emal Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi28 Agustus 2013id
Identifikasi Tipe Awan ISCCP Menggunakan Data Modis Terra/Aqua28 Agustus 2013id
Aplikasi Pengolah Informasi Diseminasi Sains Atmosfer Pada Situs Web Lapan Bandung28 Agustus 2013id
Peran Radiasi Matahari Dalam Proses Pembersihan So2 Dan Nox Di Troposfer28 Agustus 2013id
Prediksi Pengasaman Provinsi Jambi Dan Sekitarnya Akibat Deposisi Sulfur Tahun 201528 Agustus 2013id
Identifikasi Curah Hujan Ekstrem Menggunakan Metode Analisis Mesoscale Convective Complexe (MCC) Dari Data MTSAT IR128 Agustus 2013id
Roles Of Relative Humidity On Songda Typhoon 2011 Intensity28 Agustus 2013id
Karakteristik Harian Dan Distribusi Musiman Dari Kompleks Konvektif Skala Meso Di Samudera Hindia Selama 10 Tahun (Periode 2000-2009)28 Agustus 2013id
Komentar

Pilih Bahasa

Tipe Koleksi Dipublikasikan

Tipe Koleksi Tidak Dipublikasikan.

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.