PENGARUH BILANGAN REYNOLD PADA PENGUJIAN MODEL KAPAL SELAM STANDAR DI TEROWONGAN ANGIN REYNOLD NUMBER = EFFECT OF STANDARD SUBMARINE MODEL IN WIND TUNNEL TESTING

Image of PENGARUH BILANGAN REYNOLD PADA PENGUJIAN MODEL KAPAL SELAM STANDAR DI TEROWONGAN ANGIN REYNOLD NUMBER = EFFECT OF STANDARD SUBMARINE MODEL IN WIND TUNNEL TESTING
Abstrak
Bilangan Reynold dalam bidang aerodinamika menjadi satu hal yang sangat penting baik dalam pengujian maupun desain suatu model. Pengaruh bilangan Reynold khususnya dalam pengujian di dalam terowongan angin dapat mengakibatkan perbedaan koefisien gaya-gaya aerodinamik. Penentuan bilangan Reynold di dalam terowongan angin secara tepat dapat memberikan hasil pengujian yang mendekati model sebenarnya. Oleh karena itu perlu dilakukan perhitungan secara matematis dan pengujian dengan menggunakan terowongan angin untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bilangan Reynold khususnya pada model uji kapal selam standar. Pengujian dilakukan pada kecepatan angin 40 m/s, 50 m/s, dan 60 m/s dengan bilangan Reynold masing-masing sebesar 5.802.091,30, 7.252.614,13, dan 8.703.136,95 untuk ukuran model kapal selam sebesar 2,275 m. Untuk mengukur koefisien-koefisien aerodinamika kapal selam menggunakan external balance yang dihubungkan dengan central strut. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa kecepatan 60 m/s memberikan hasil koefisien-koefisien gaya normal, axial, dan momen yang lebih smooth serta stabil dibandingkan kecepatan 40 m/s dan 50 m/s. Hal ini menunjukkan pada kecepatan 60 m/s memiliki aliran yang lebih smooth jika dibandingkan kecepatan 40 m/s dan 50 m/s yang terjadi separasi dibeberapa bagian model uji.

Abstract
Reynold number in the field of aerodynamics becomes very important both in testing and design of a model. Reynolds number effect, especially in wind tunnels test can result in differences coefficients of aerodynamic forces. Determination of Reynold numbers in wind tunnel with accurately give result test that approximates the actual model. Therefore, it is necessary to calculate mathematic and test by using wind tunnel to know how big Reynold number effect specially at model test standard submarine. The tests were conducted at wind speeds of 40 m/s, 50 m/s, and 60 m/s with Reynold numbers respectively of 5.802.091,30, 7252.614,13, and 8,703,136.95 for size of submarine model 2,275 m. To measure submarine aerodynamic coefficients using external balance connected to central strut. From the test results show at wind speed of 60 m/s gives the results of coefficients of normal force, axial, and moment more smooth and stable compared with wind speeds of 40 m/s and 50 m/s. This shows at wind speed of 60 m/s having a smoother flow compared to the speed of 40 m/s and 50 m/s of separation across section model test.
Informasi Detil
Judul Seri -
No. Panggil -
Penerbit LAPAN : Jakarta.,
Deskripsi Fisik Hlm. 167-175:Il.; 29,7 Cm.
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN 978-602-71833-3-9
Klasifikasi NONE
Edisi SIPTEKGAN XXI 2017
Subyek Terowongan Angin
eksperimen
kapal selam
bilangan Reynold
koefisien aerodinamik
Pernyataan Tanggungjawab
BPPT
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
SIPTEKGAN XXI 2017id
MANAJEMEN OPERASI GROUND STATION-TTC (MOGS-TTC) BERBASIS WEB DI STASIUN BUMI LAPAN BIAKSIPTEKGAN XXI 2017id
DESAIN DAN IMPLEMENTASI SWITCH MODEM TT&C SATELIT LAPAN DENGAN MENGGUNAKAN IC MULTIPLEXER ANALOG = DESIGN AND IMPLEMENTATION OF SWITCH MODEM TT&C SATELLITE LAPAN USING IC MULTIPLEXER ANALOGSIPTEKGAN XXI 2017id
EVALUASI METODE FLUTTER MARGIN PADA PENGUJIAN TEROWONGAN ANGIN = EVALUATION OF FLUTTER MARGIN METHODS ON WIND TUNNEL TESTSIPTEKGAN XXI 2017id
PENINGKATAN FREKUENSI PENCITRAAN KAMERA MULTISPEKTRAL SATELIT LAPAN-A3/IPB MENGGUNAKAN MANUVER PENGAMATAN OFF-NADIR IMAGING FREQUENCY = IMPROVEMENT OF LAPAN-A3/IPB SATELLITE MULTISPECTRAL IMAGER USING OFF-NADIR OBSERVATION MANEUVERSIPTEKGAN XXI 2017id
ANALISIS ALIRAN FLUIDA PADA DESAIN AWAL CHAMBER SENSOR LABORATORIUM TERBANG DENGAN METODE CFD = FLUID FLOW ANALYSIS ON INITIAL DESIGN OF AIRBORNE LABORATORY SENSOR CHAMBER WITH CFD METHODSIPTEKGAN XXI 2017id
PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PENJADWALAN MISI OPERASI SATELIT LAPAN-A3/IPB = DEVELOPMENT OF MISSION OPERATION SCHEDULING SOFTWARE LAPAN-A3/IPB SATELLITESIPTEKGAN XXI 2017id
DESAIN SUPERSONIC NOZZLE MENGGUNAKAN METODE KARAKTERISTIK DAN ANALISIS TERHADAP VARIASI STATIC BACK PRESSURE = DESIGN OF SUPERSONIC NOZZLE USING METHOD OF CHARACTERISTICS AND ANALYSIS OF BACK STATIC PRESSURE VARIATIONSIPTEKGAN XXI 2017id
PENERAPAN PITA FREKUENSI KHUSUS UNTUK LSU: KAJIAN DARI SISI REGULASI ALOKASI SPEKTRUM FREKUENSI =IMPLEMENTATION OF SPECIFIC FREQUENCY BANDS FOR LSU: A REVIEW OF THE FREQUENCY SPECTRUM ALLOCATION REGULATIONSIPTEKGAN XXI 2017id
ANALISIS JARAK OPTIMUM PADA PENGUJIAN KAMERA MICROBOLOMETER = OPTIMUM DISTANCE ANALYSIS ON MICROBOLOMETER CAMERA TESTINGSIPTEKGAN XXI 2017id
PERANCANGAN PROSEDUR UJI TERBANG UAV UNTUK VALIDASI KECEPATAN STALL PUNA BPPT = DESIGN OF FLIGHT TEST SEQUENCE FOR BPPT UAV STALL SPEED VALIDATIONSIPTEKGAN XXI 2017id
PENGARUH PERANGKAT WINGLET PADA SAYAP PESAWAT NIRAWAK KONFIGURASI TWIN TAILBOOM PUSHER TERHADAP PRESTASI TERBANG JELAJAH = EFFECT OF WINGLET DEVICE ON CRUISE PERFORMANCE OF TWIN TAILBOOM UNMANNED AIRCRAFTSIPTEKGAN XXI 2017id
PEMILIHAN SENSOR ATTITUDE AND HEADING REFERENCE SYSTEM (AHRS) DAN LASER ALTIMETER UNTUK PESAWAT LSA-02 = ATTITUDE AND HEADING REFERENCE SYSTEM (AHRS) AND LASER ALTIMETER SENSOR SELECTION FOR LSA-02 AIRCRAFTSIPTEKGAN XXI 2017id
GEOREFERENCING CITRA MULTISPEKTRAL SATELIT LAPAN-A3 UNTUK WILAYAH INDONESIA = EOREFERENCING OF LAPAN-A3 SATELLITE MULTISPECTRAL IMAGE FOR INDONESIAN TERRITORYSIPTEKGAN XXI 2017id
ANALISIS KESTABILAN STATIK MATRA LONGITUDINAL, MATRA LATERAL DAN MATRA DIREKSIONAL PESAWAT LSU-05SIPTEKGAN XXI 2017id
ENKRIPSI CITRA SATELIT MENGGUNAKAN ALGORITMA ADVANCED ENCRYPTION STANDARD BERBASIS CCSDS = SATELLITE IMAGE ENCRYPTION USING ADVANCED ENCRYPTION STANDARD ALGORITHM BASED ON CCSDSSIPTEKGAN XXI 2017id
ANALISIS EFEK DOPLER TERHADAP INTEGRASI SIGNAL CONDITIONER S-BAND SISTEM ANTENA AXYOM = DOPLER EFFECT ANALYSIS ON S-BAND SIGNAL CONDITIONER INTEGRATION OF AXYOM ANTENNA SYSTEMSIPTEKGAN XXI 2017id
KOMUNIKASI 2 ARAH SISTEM PENGENDALI DARAT UNTUK WAHANA NIR AWAK BERKECEPATAN TINGGI =2 WAY COMMUNICATION (HALF DUPLEX) OF GROUND CONTROL SYSTEM (GCS) FOR HIGH SPEED UAVSIPTEKGAN XXI 2017id
KALIBRASI PITOT STATIC STANDBY INSTRUMENT DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM BASIC DAN AIRCRAFT FLIGHT MANUAL PADA PESAWAT NC-212iSIPTEKGAN XXI 2017id
PERHITUNGAN RESOLUSI TEMPORAL SISTEM SAR SATELIT MIKRO MELALUI SIMULASI TEMPORAL = RESOLUTION CALCULATION OF MICRO SATELLITE SAR SYSTEM VIA SIMULATIONSIPTEKGAN XXI 2017id
OTOMATISASI PEMANCAR FREKUENSI UHF DENGAN MEMANFAATKAN MODUL = DRIVER RANGKAIAN PUSH TO TALK (PTT) AUTOMATION OF FREQUENCY CARRIERS BY USING DRIVER MODULE PUSH TO TALK (PTT)SIPTEKGAN XXI 2017id
DESAIN TIMING GENERATOR SEDERHANA PADA CCD LINIER MENGGUNAKAN MODUL FPGA = SIMPLE TIMING GENERATOR DESIGN FOR LINEAR CCD USING FPGA MODULESIPTEKGAN XXI 2017id
ANALISIS PERBANDINGAN PENGARUH LILITAN DAN BAHAN ANTENA HELICAL S-BAND SEBAGAI PENERIMA DATA SATELIT LAPAN-A2/LAPAN-ORARI = COMPARATIVE ANALYSIS OF WINDINGS AND MATERIAL EFFECT OF HELICAL S-BAND ANTENNA AS THE LAPAN-A2/LAPAN-ORARI SATELLITE DATA RECEIVERSIPTEKGAN XXI 2017id
METODE ESTIMASI JARAK GROUND-RUN UAV DENGAN MENGGUNAKAN DATA GPS ESTIMATING GROUND-RUN DISTANCE OF UAV BY APPLYING GPS DATASIPTEKGAN XXI 2017id
PEMODELAN METODE ELEMEN HINGGA UNTUK MENENTUKAN TEGANGAN VON MISES PADA AS RODA LSU-05 = THE FEM MODEL TO DETERMINE VON MISES STRESS OF THE MAIN LANDING GEAR WHEEL SHAFT OF LSU-05SIPTEKGAN XXI 2017id
PERANCANGAN ANTENA QUADRIFILAR HELIX UNTUK PENGUKURAN PARAMETER ATMOSFER = DESAIN QUADRIFILAR HELIX ANTENNA FOR MEASUREMENT ATMOSPHERE PARAMATERSIPTEKGAN XXI 2017id
PEMANFAATAN MUATAN KAMERA DIGITAL PADA SATELIT LAPAN A2 UNTUK PEMANTAUAN PEMBANGUNAN RUAS JALAN TOL DI PULAU JAWA = UTILIZATION OF DIGITAL CAMERA PAYLOAD ON LAPAN A2 SATELLITE FOR MONITORING OF TOLL ROAD CONSTRUCTION IN JAVA ISLANDSIPTEKGAN XXI 2017id
DESAIN PROTOTIPE KAMERA SATELIT DENGAN CCD LINIER TIGA KANAL= DESIGN OF SATELLITE CAMERA PROTOTYPE WITH THREE CHANNEL LINEAR CCDSIPTEKGAN XXI 2017id
HASIL VALIDASI PERHITUNGAN TABUNG RX 320 DENGAN BEBERAPA SOFTWARE STRUKTUR DAN SECARA TEORITIS = RESULTS VALIDATION CALCULATION OF TUBES RX 320 WITH SEVERAL SOFTWARE STRUCTURES AND THEORETICALLYSIPTEKGAN XXI 2017id
ANTAR MUKA LOW COST IMU 6 DOFS DENGAN MENGGUNAKAN MODUL STM32 NUCLEOSIPTEKGAN XXI 2017id
ANALISIS KEBUTUHAN BATERAI BERDASARKAN HASIL PERANCANGAN DAN PENGUJIAN DAYA ELEKTRIKAL PADA PESAWAT LSU-03NG = ANALYSIS OF BATTERY REQUIREMENT BASED ON THE RESULT OF DESIGN AND ELECTRICAL POWER TEST ON LSU-03NG AIRCRAFTSIPTEKGAN XXI 2017id
DESAIN LINK BUDGET DENGAN METODE FREE PATH LOSS MODEL UNTUK ANALISIS JARAK JANGKAU LSU 02 LD = LINK BUDGET DESIGN USING FREE PATH LOSS MODEL FOR RANGE OF LSU 02 LD ANALYSISSIPTEKGAN XXI 2017id
PEMODELAN JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MENDETEKSI ANOMALI PADA SATELIT LAPAN-TUBSAT = ARTIFICIAL NEURAL NETWORK FOR ANOMALY DETECTION OF LAPAN-TUBSAT SATELLITESIPTEKGAN XXI 2017id
SIMULASI NUMERIK PENGARUH DEFLEKSI FIN ROKET RX-320 TERHADAP FLUTTER DAN KEKUATAN STRUKTUR FIN ROKET NUMERICAL = SIMULATION ROCKET RX 320 FIN DEFLECTION INFLUENCE ON FLUTTER AND IT’S STRUCTURAL STRENGTHSIPTEKGAN XXI 2017id
TENSILE PROPERTIES KOMPOSIT SERAT E-GLASS HASIL VACUUM INFUSION SEBAGAI MATERIAL STRUKTUR LSU (LAPAN SURVEILLANCE UAV) TENSILE PROPERTIES OF VACUUM INFUSION E-GLASS COMPOSITEAS STRUCTURAL MATERIAL OF LSUSIPTEKGAN XXI 2017id
PENGARUH DIOCTYL ADIPATE TERHADAP POT-LIFE PROPELAN BERFORMULA AP TRIMODA = EFFECTS OF DIOCTYL ADIPATE ON TRIMODE AP FORMULATED PROPELLANT`S POT-LIFESIPTEKGAN XXI 2017id
ANALISIS KOMPOSISI PROPELAN PADAT 320 SECARA KOMPARASI, PREDIKSI, UJI HOMOGENITAS, DAN UPAYA PENYEMPURNAAN = THE ANALYSIS OF 320 SOLID PROPELLANT COMPOSITION BY PREDICTIVE, HOMOGENITY TEST, AND ATTEMPT TO IMPROVESIPTEKGAN XXI 2017id
PENGARUH CLEARANCE IMPELLER DAN VISKOSITAS HTPB TERHADAP POLIMERISASI BINDER PROPELAN = EFFECTS OF IMPELLER`S CLEARANCE AND HTPB`S VISCOSITY ON POLIMERIZATION OF PROPELLANT`S BINDERSIPTEKGAN XXI 2017id
PEMILIHAN JUMLAH –N PADA GRAIN PROPELLANT BINTANG DENGAN METODE TRIAL AND ERROR = SELECTION OF N AMOUNT ON STAR GRAIN PROPELLANT BY TRIAL AND ERROR METHODSIPTEKGAN XXI 2017id
PENGARUH KOMPOSISI PROPELAN TERHADAP NILAI ATENUASI RADIOGRAFI = THE INFLUENCE OF PROPELLANT COMPOSITION TO RADIOGRAPHICAL ATTENUATION COEFFICIENTSIPTEKGAN XXI 2017id
INVESTIGASI NUMERIK DAN PENINGKATAN KINERJA ELEMEN INJEKTOR ENJIN ROKET CAIR ECX1000H2-2 = NUMERICAL INVESTIGATION AND IMPROVEMENT OF INJECTOR ELEMENT OF LIQUID ROCKET ENGINE ECX1000H2-2SIPTEKGAN XXI 2017id
PENGEMBANGAN STASIUN BUMI PENGINDERAAN JAUH RUMPIN UNTUK PENERIMAAN DATA SATELIT PENGINDERAAN JAUH BERBASIS VIRTUAL GROUND STATIONProsiding SIPTEKGAN XX I– 2017id
Perancangan Jaringan DC Pustekdata – DRC Stasiun Bumi Parepare LAPANProsiding SIPTEKGAN XXI-2017id
Lampiran Berkas
Komentar

Pilih Bahasa

Tipe Koleksi Dipublikasikan

Tipe Koleksi Tidak Dipublikasikan.

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.