Kajian Wilayah Rawan Kekeringan Di Indonesia Dengan Menggunakan Data Satelit MTSAT

Image of Kajian Wilayah Rawan Kekeringan Di Indonesia Dengan Menggunakan Data Satelit MTSAT
The use MTSAT satellite data in this research is based on the following things to the limited number of observation stations, incomplete data, inaccurate data due to recording errors and damaged equipment, as well as obtain data relatively old or not in real time, while remote sensing data has the coverage area extensive, high temporal resolution. The purpose of this study was to assess the drought vulnerability areas in Indonesia based on MTSAT satellite data. The targets to be achieved i.e. information obtained the level meteorological drought in Indonesia based on MTSAT satellite data. The calculation of drought method used Standardized Precipitation Index (SPI). This method measures the lack of rainfall in different periods under normal conditions. Meanwhile, rainfall estimates are based on cloud top temperature and cloud cover percentage. The results obtained are highly variable rainfall and gained some value in a day of extreme rainfall reached 100 mm or more. Range dominant daily rainfall from 0-50 mm. While the category of high-intensity rainfall is also often appear with values
ranging 51-100 mm. Estimation of rainfall from satellite data tend to under estimate for all locations in Indonesia. The value is very different than shown in the region near the equator. Low SPI values less than -1 as an indicator of drought continue to repeat both the time and place in the island of Java to East Nusa Tenggara, southern of Kalimantan, southeastern and southern of Sulawesi.
Informasi Detil
Judul Seri Prosiding Seminar Penerbangan dan Antariksa 2010:Sub Seminar Sains Atmosfer dan Iklim. Tema: Pemantauan Atmosfer Indoneisa Berbasis Satelit dan Terrestrial serta Pemodelannya
No. Panggil -
Penerbit Pusfatsatklim : Serpong.,
Deskripsi Fisik Hal. 227-234
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN 978-979-1458-40-5
Klasifikasi makalah prosiding
Edisi 15 November 2010
Subyek Satellite
drought
meteorological
Pernyataan Tanggungjawab
Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
Prosiding Seminar Penerbangan Dan Antariksa 2010 Sub Seminar Sains Atmosfer Dan Iklim Serpong, 15 Nopember 2010 Pemantauan Atmosfer Indonesia Berbasis Satelit Dan Terrestrial Serta Pemodelannya15 November 2010id
Climatology Of Indonesian Maritime Continent Expected To Be Promoted At Maritime Continent Center Of Excellence (Mccoe) Under Science And Technology Research Partnership For Sustainable Development (Satreps)15 November 2010en
The Preliminary Results On Determining Of Indonesia Monsoon Index Based On The Equatorial Atmosphere Radar (Ear) Data Analysis15 November 2010en
Pemanfaatan Jaringan Pengamatan Gps Untuk Pemantauan Kandungan Uap Air Di Atmosfer : Prospek Dan Tantangan Di Indonesia15 November 2010id
Osilasi Dua Tahunan Troposfer Sebagai Indikator Kekeringan Studi Kasus : Jakarta Dan Denpasar-Bali15 November 2010id
Variasi Spasial Dan Temporal Curah Hujan Indonesia Dan Hubungannya Dengan Monsun Asia Dan Australia15 November 2010id
Analisis Perilaku Gelombang Kelvin Di Saat Musim Basah Dan Musim Kering Terhadap Variasi Tinggi Lapisan Tropopause Di Atas Kototabang15 November 2010id
Pemanfaatan Curah Hujan Trmm Dasarian Untuk Pengelompokkan Dan Penentuan Kalender Tanam Potensial15 November 2010id
Simulasi Curah Hujan Berbasis Model Dinamis Cubic Conformal Atmospheric Model (CCAM)15 November 2010id
Analisis Power Spectral Density (Psd) Curah Hujan Di Wilayah Indonesia15 November 2010id
Perilaku Curah Hujan Harian Di Pulau Jawa15 November 2010id
Pengaruh Fenomena El Niño Dan La Niña Terhadap Arus Eddy Di Laut Jawa Dan Laut Flores15 November 2010id
Pengaruh Monsun Musim Panas Laut China Selatan Terhadap Curah Hujan Di Beberapa Wilayah Indonesia15 November 2010id
Analisis Precipitable Water Vapor Dari Data Gps Radio Occultation Dan Radiosonde15 November 2010id
Identifikasi Curah Hujan Ekstrem Harian Enam Kota Besar Di Pulau Jawa15 November 2010id
Pengaruh Topografi Terhadap Curah Hujan Musiman Dan Tahunan Di Provinsi Bali Berdasarkan Data Observasi Resolusi Tinggi15 November 2010id
Kalibrasi X-Doppler Radar Menggunakan Prinsip Z-R Correlation Untuk Mengukur Curah Hujan Di Sumatera Barat15 November 2010id
Analisis Grk Di Indonesia (Co2, Ch4, Cfc11 Dan Cfc 12)15 November 2010id
Inventarisasi Dan Karakterisasi Ozon Di Indonesia Berbasis Penelitian Terestrial Dan Dari Data Satelit15 November 2010id
Analisis Emisi (Co, Hc Dan Opasitas) Hasil Uji Petik Kendaraan Bermotor Di Propinsi DKI Jakarta15 November 2010id
Analisis Cfc-11 Dan Cfc-12 Di Indonesia Tahun 2006 Dan 200715 November 2010id
Analisis Trajektori Polutan Pada Kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Hbkb) Di Jakarta15 November 2010id
Karakteristik Profil Vertikal Ozon, Co, Uap Air, Dan Temperatur Di Bandung Dan Watukosek Berbasis Observasi Sensor MLS Satelit Aura15 November 2010id
Variabilitas Ozon Troposfer Dan Total Kolom Karbon Monoksida Di Kalimantan Barat Hasil Observasi Omi/Aura Dan Airs/Aqua15 November 2010id
Analisis Ch4 Permukaan Di Indonesia Dengan Menggunakan Data Tes/Aura Tahun 2005-200915 November 2010id
Sebaran Emisi Gas Co2 Di Indonesia15 November 2010id
Karakteristik Konsentrasi Gas Metan Di Indonesia15 November 2010id
Analisis Hujan Asam Dan Co2 Atmosfer15 November 2010id
Analisis Variasi Diurnal Emisi Nitrogen Dioksida Di Bandung15 November 2010id
Identifikasi Awal Musim Kemarau Dan Musim Hujan Berdasarkan Data Satelit TRMM15 November 2010id
Prediksi Curah Hujan Dan Aplikasinya Untuk Kekeringan Meteorologis15 November 2010id
Karakteristik Penyimpangan Curah Hujan Saat Kejadian Enso (El Nino Southern Oscillation) Di Indonesia Berbasis Satelit TRMM15 November 2010id
Daerah Dengan Potensi Curah Hujan Tinggi Di Wilayah Indonesia Berdasarkan Data Trmm Selama Periode 1998 – 200915 November 2010id
Penentuan Indeks Resiliensi Provinsi Terhadap Fenomena Kekeringan15 November 2010id
Analisis Daerah Endemik Kekeringan Di Pulau Jawa15 November 2010id
Analisis Hubungan Curah Hujan Dan Limpasan Di Das Citarum Hulu Dengan Menggunakan Model HBV15 November 2010id
Aplikasi Pengamatan Sea Surface Temperature Anomaly (Ssta) Untuk Deteksi Awal Pemutihan Karang (Coral Bleaching) Di Wilayah Timur Indonesia15 November 2010id
Komentar

Pilih Bahasa

Tipe Koleksi Dipublikasikan

Tipe Koleksi Tidak Dipublikasikan.

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.