Karakteristik Profil Vertikal Ozon, Co, Uap Air, Dan Temperatur Di Bandung Dan Watukosek Berbasis Observasi Sensor MLS Satelit Aura

Image of Karakteristik Profil Vertikal Ozon, Co, Uap Air, Dan Temperatur Di Bandung Dan Watukosek Berbasis Observasi Sensor MLS Satelit Aura
Determination of vertikal profiles of ozone and other atmospheric components is very important to do because the important role of ozone and other components at every layer of the atmosphere is different. Ozone and water vapor (H2O) to act as greenhouse gases in the lower troposphere which is strongly associated with climate change, in this case is the change in temperature. Carbon monoxide (CO) serves as the ozone-forming substances. This research aims to study the vertikal profiles of ozone, CO, and H2O in the area of Bandung and Watukosek to study their relation to changes in vertikal temperature profiles at both locations. The data used are the vertikal profile ozone data, CO, H2O, and temperature 2007-2009 in Bandung and Watukosek from the observation of instrument Microwave Limb Sounder (MLS) from the AURA satellite. The results obtained in Bandung maximum ozone profiles in the middle stratosphere (10 hPa) with a mixing ratio of 1x10-5 vmr or 10 ppmv, CO is relatively constant in the middle stratosphere and then increase of the maximum in the stratosphere and mesosphere (0.1 to 0.01 hPa ) with mixing ratio reaches 6x10-6 vmr or 6 ppmv, H2O maximum in the
troposphere (1000 hPa) with mixing ratio 1x10-3 vmr or 1000 ppmv and then declined in the tropopause (100 hPa), and the highest temperature in the layer straopause (1 hPa) and troposphere (1000 hPa) of ± 250 K.Seasonal variation shows maximum peak average ratio of ozone and CO mixing ratio occurred in March-AprilMay (MAM) of 1x10-5 vmr or 10 ppmv and 6.5 x10-6 vmr or 6.5 ppmv. H2O show maximum in DecemberJanuary-February (DJF) of 2.05 x10-3 vmr or 2050 ppmv and also the maximum temperature in DJF at 269.43 K.Profiles of ozone and other parameters in Watukosek shows similar profiles such as in Bandung.
Informasi Detil
Judul Seri Prosiding Seminar Penerbangan dan Antariksa 2010: Sub Seminar Sains Atmosfer Indonesia Berbasis Satelit dan Terrestrial serta Pemodelannya
No. Panggil -
Penerbit Pusfatsatklim : Serpong.,
Deskripsi Fisik Hal.163-170
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN 978-979-1458-40-5
Klasifikasi makalah prosiding
Edisi 15 November 2010
Subyek Temperature
CO
ozone
MLS
H2O
Pernyataan Tanggungjawab
Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
Prosiding Seminar Penerbangan Dan Antariksa 2010 Sub Seminar Sains Atmosfer Dan Iklim Serpong, 15 Nopember 2010 Pemantauan Atmosfer Indonesia Berbasis Satelit Dan Terrestrial Serta Pemodelannya15 November 2010id
Climatology Of Indonesian Maritime Continent Expected To Be Promoted At Maritime Continent Center Of Excellence (Mccoe) Under Science And Technology Research Partnership For Sustainable Development (Satreps)15 November 2010en
The Preliminary Results On Determining Of Indonesia Monsoon Index Based On The Equatorial Atmosphere Radar (Ear) Data Analysis15 November 2010en
Pemanfaatan Jaringan Pengamatan Gps Untuk Pemantauan Kandungan Uap Air Di Atmosfer : Prospek Dan Tantangan Di Indonesia15 November 2010id
Osilasi Dua Tahunan Troposfer Sebagai Indikator Kekeringan Studi Kasus : Jakarta Dan Denpasar-Bali15 November 2010id
Variasi Spasial Dan Temporal Curah Hujan Indonesia Dan Hubungannya Dengan Monsun Asia Dan Australia15 November 2010id
Analisis Perilaku Gelombang Kelvin Di Saat Musim Basah Dan Musim Kering Terhadap Variasi Tinggi Lapisan Tropopause Di Atas Kototabang15 November 2010id
Pemanfaatan Curah Hujan Trmm Dasarian Untuk Pengelompokkan Dan Penentuan Kalender Tanam Potensial15 November 2010id
Simulasi Curah Hujan Berbasis Model Dinamis Cubic Conformal Atmospheric Model (CCAM)15 November 2010id
Analisis Power Spectral Density (Psd) Curah Hujan Di Wilayah Indonesia15 November 2010id
Perilaku Curah Hujan Harian Di Pulau Jawa15 November 2010id
Pengaruh Fenomena El Niño Dan La Niña Terhadap Arus Eddy Di Laut Jawa Dan Laut Flores15 November 2010id
Pengaruh Monsun Musim Panas Laut China Selatan Terhadap Curah Hujan Di Beberapa Wilayah Indonesia15 November 2010id
Analisis Precipitable Water Vapor Dari Data Gps Radio Occultation Dan Radiosonde15 November 2010id
Identifikasi Curah Hujan Ekstrem Harian Enam Kota Besar Di Pulau Jawa15 November 2010id
Pengaruh Topografi Terhadap Curah Hujan Musiman Dan Tahunan Di Provinsi Bali Berdasarkan Data Observasi Resolusi Tinggi15 November 2010id
Kalibrasi X-Doppler Radar Menggunakan Prinsip Z-R Correlation Untuk Mengukur Curah Hujan Di Sumatera Barat15 November 2010id
Analisis Grk Di Indonesia (Co2, Ch4, Cfc11 Dan Cfc 12)15 November 2010id
Inventarisasi Dan Karakterisasi Ozon Di Indonesia Berbasis Penelitian Terestrial Dan Dari Data Satelit15 November 2010id
Analisis Emisi (Co, Hc Dan Opasitas) Hasil Uji Petik Kendaraan Bermotor Di Propinsi DKI Jakarta15 November 2010id
Analisis Cfc-11 Dan Cfc-12 Di Indonesia Tahun 2006 Dan 200715 November 2010id
Analisis Trajektori Polutan Pada Kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Hbkb) Di Jakarta15 November 2010id
Variabilitas Ozon Troposfer Dan Total Kolom Karbon Monoksida Di Kalimantan Barat Hasil Observasi Omi/Aura Dan Airs/Aqua15 November 2010id
Analisis Ch4 Permukaan Di Indonesia Dengan Menggunakan Data Tes/Aura Tahun 2005-200915 November 2010id
Sebaran Emisi Gas Co2 Di Indonesia15 November 2010id
Karakteristik Konsentrasi Gas Metan Di Indonesia15 November 2010id
Analisis Hujan Asam Dan Co2 Atmosfer15 November 2010id
Analisis Variasi Diurnal Emisi Nitrogen Dioksida Di Bandung15 November 2010id
Identifikasi Awal Musim Kemarau Dan Musim Hujan Berdasarkan Data Satelit TRMM15 November 2010id
Prediksi Curah Hujan Dan Aplikasinya Untuk Kekeringan Meteorologis15 November 2010id
Kajian Wilayah Rawan Kekeringan Di Indonesia Dengan Menggunakan Data Satelit MTSAT15 November 2010id
Karakteristik Penyimpangan Curah Hujan Saat Kejadian Enso (El Nino Southern Oscillation) Di Indonesia Berbasis Satelit TRMM15 November 2010id
Daerah Dengan Potensi Curah Hujan Tinggi Di Wilayah Indonesia Berdasarkan Data Trmm Selama Periode 1998 – 200915 November 2010id
Penentuan Indeks Resiliensi Provinsi Terhadap Fenomena Kekeringan15 November 2010id
Analisis Daerah Endemik Kekeringan Di Pulau Jawa15 November 2010id
Analisis Hubungan Curah Hujan Dan Limpasan Di Das Citarum Hulu Dengan Menggunakan Model HBV15 November 2010id
Aplikasi Pengamatan Sea Surface Temperature Anomaly (Ssta) Untuk Deteksi Awal Pemutihan Karang (Coral Bleaching) Di Wilayah Timur Indonesia15 November 2010id
Komentar

Pilih Bahasa

Tipe Koleksi Dipublikasikan

Tipe Koleksi Tidak Dipublikasikan.

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.