Pengembangan Mekanisme Reaksi Polimerisasi Butadien Secara Molekuler

Image of Pengembangan Mekanisme Reaksi Polimerisasi Butadien Secara Molekuler
Pengetahuan mekanisme reaksi polimerisasi butadiene yang mampu menjelaskan
komposisi isomer HTPB dan berat molekul rata-rata dalam rangka proses pembuatan
HTPB sebagai bahan baku propelan sangat diperlukan. Komposisi isomer HTPB
menentukan sifat fisik dan mekanik HTPB yang dihasilkan. Pengetahuan tersebut
digunakan terutama dalam perancangan reactor dan pengaturan formulasi bahan baku
dan kondisi proses yang diinginkan hasil HTPB sesuai spesifikasi yang diinginkan.
Mekanisme Flory yang telah meninjau reaksi polimerisasi sebagai reaksi antargugus
fongsional, menerangkan bahwa reaktivitas gugus tidak dipengaruhi oleh bentuk dan
ukuran molekul yang semakin besar. Kenyataan, imtuk derajat polimerisasi yang rendah
menunjukkan pendekatan tersebut memunculkan penyimpangan. Walaupun model Flory
secara matematis sederhana, namun tidak dapat menjelaskan berapa banyak isomer cis,
trans, dan yynil. Berat molekul rata-rata polimer yang terjadi kurang akurat diprediksi.
Selanjutnya Pengembanganjnekanisme reaksipolimeriasi butadiene dicoba dengan
pendekatan molekuler.
Tulisan ini memaparkan tinjauan pengembangan model mekanisme reaksi yang
dapat menjelaskan perubahan komposisi isomer yang terjadipada HTPB dengan adanya
pengaruh kondisi operasi. Dengan menggunakan pendekatan molekuler, reaksi tidak
didasarkan pada reaksi antar gugus fungsional, tetapi reaksi antar senyawa mer-mer
yang sedang tumbuh. Dengan demikian Jumlah isomer yang terjadi (cis, trans, dan yynil)
dapat diketahui pada kondisi pioses yang terjadi (konsentrasi monomer, inisiator, suhu
reaksi, tekanan, dan pengadukan). Perkembangan metode perhitungan numerik dan
kecepatan hitung prosesor komputer, menunjang penyelesaian matematis secara
molekuler.
Informasi Detil
Judul Seri -
No. Panggil -
Penerbit LAPAN : Jakarta.,
Deskripsi Fisik Hal 73-86
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN 1829-9032
Klasifikasi NONE
Edisi -
Subyek HTPB
polimerisasi butadiene
pendekatan molekuler
Pernyataan Tanggungjawab
Deputi Bidang Teknologi Antariksa
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
Energi,Wahana dan Muatan Antariksa Vol.5Volume 5id
Analisis Ketidakpastian Hasil Pengukuran Instrumentasi Pelacak Dengan Metoda Propagasi Galatid
Perancangan Dan Pembuatan Alat Pengukur Momen Inersial Menggunakan Rotary Tableid
Pengaruh Pemadatan dan Kandungan Binder terhadap Porositas Kaolin Teknisid
Penentuan Fraksi Cairan Dalam Tabung Butadien Dengan Persamaan Keadaan Adachi-Luid
Teknik Pembuatan Lubang Baut pada Tabung Motor Roket 150 mmid
Mengetahui Kualitas Nosel Untuk Motor Roket RKX 100-L400id
Pengaruh Ratio Al/Mg Pada Energi pembakaran Bahan Piroteknik Jenis Aicioid
Pemanfaatan Serat Optik Untuk Saluran Transmisi Sinyal Sensor Dengan Modulasi Eksternal Laser Helium Neonid
Perancangan Sistem Kontrol Torsi Dan Arus Magnetik Rotor Motor Induksi Dengan Umpan Balik Nonlinierid
Sistem Instrumentasi Akuisisi Data Untuk Uji Statik Motor Roket ( Penerapan pada uji statik motor roket Rx 150 - 1200 )id
Komentar

Pilih Bahasa

Tipe Koleksi Dipublikasikan

Tipe Koleksi Tidak Dipublikasikan.

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.